Tim resmi tiba di Aceh Tamiang untuk melaksanakan misi kemanusiaan dalam rangka penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor Sumatera.
Pemberangkatan tim dilakukan pada Ahad dini hari (07/12/2025) dari Bandung menuju Sumatera. Setelah menempuh perjalanan panjang, tim akhirnya tiba di Bandara Kualanamu, Medan, pada Senin (08/12/2025). Setibanya di lokasi, tim melaksanakan koordinasi intensif bersama relawan yang sudah lebih dulu berada di lapangan untuk memetakan kondisi terkini sekaligus menentukan titik-titik prioritas penyaluran bantuan.
Penyaluran bantuan difokuskan di wilayah Aceh Tamiang, salah satu daerah di Sumatera yang terdampak cukup parah. Tim bersama Lembaga Kemanusiaan akan melaksanakan misi ini selama tiga sampai empat hari ke depan, dengan fokus pada distribusi logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta dukungan untuk lembaga pendidikan Islam yang terdampak.
Dilaporkan pada Senin (08/12/2025), tim akan bergerak menyisir titik-titik terdampak bencana, khususnya:
- Panti Asuhan,
- Rumah Tahfidz, dan
- TPA (Taman Pendidikan Al-Quran).
Tiga lokasi tersebut menjadi prioritas karena banyak anak-anak yatim, santri, dan para penghafal Al Quran yang membutuhkan bantuan mendesak, baik berupa kebutuhan harian maupun fasilitas pendidikan yang rusak.
“Tim telah bergerak keluar dari Bandara Kualanamu untuk kemudian belanja logistik yang nantinya akan kita bawa ke Aceh Tamiang untuk disalurkan. Bantuan ini merupakan donasi dari Ibu/Bapak dan orang-orang baik yang bergotong royong untuk membantu saudara kita,” ungkap Salman Al Fariez pada, Senin (08/12/2025).
KESEMPATAN KEBAIKAN MASIH TERBUKA LEBAR!
Marwah Wakaf Indonesia mengajak seluruh masyarakat, terutama para sahabat, untuk turut memberikan dukungan dan doa agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan aman dan dimudahkan oleh Allah SWT. Masyarakat yang ingin berpartisipasi juga dapat membantu melalui program “Donasi Tanggap Bencana”.
Rekening donasi:
🏧 Bank BSI: 708.588.555.8
an. Yayasan Marwah Wakaf Indonesia
Semoga kehadiran tim di Aceh Tamiang dapat menjadi langkah nyata dalam meringankan beban para korban bencana dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.

